0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Desak Galian C Ilegal Ditutup

timlo.net/nanin

Galian C ilegal Karangkendal, Musuk

Boyolali — Warga Desa Karangkendal, Musuk, mendesak pemerintah desa setempat untuk segera menutup penambangan galian C. Pasalnya, selain merusak lingkungan, galian C di Karangkendal tak berijin. Perwakilan warga juga mengajukan somasi ke Kades Karangkendal.

“Kita minta penambangan ditutup secepatnya, karena merusak lingkungan, apalagi tidak ada kontribusi bagi desa,” kata perwakilan warga, Sindu, Senin (12/10).

Dijelaskan, penambangan galian C illegal tersebut melakukan pengeprasan di tebing yang merupakan tanah oro-oro, serta sebagian ladang milik warga. Pengeprasan tebing yang asal-asalan tersebut mengakibatkan warga tidak berani menanam di ladang mereka. Selain itu, penambangan juga menggunakan alat berat back hoe.

“Nambangnya pakai back hoe, tapi kalau kita cek ke lokasi, pasti back hoenya tidak ada, sudah disingkirkan,” tambah Sindu.

Diakui, penambangan belum sampai masuk ke kawasan pemukiman warga. Penambangan berada sekitar jurang Dakon di kawasan tanah oro-oro. Hanya saja, penambangan juga sudah mengenai 10 bidang tanah ladang milik warga setempat.

“Kalau dibiarkan, tanah yang terkena akan semakin luas,” ujarnya.

Menanggapi somasi tersebut, Kades Slamet Sumarso berjanji akan mengkaji lebih lanjut. Terutama terkait dengan ijin penambangan dan dampak negatifnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge