0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kuasa Hukum Minta Sidang Mandra Dihentikan

dok.merdeka.com

Mandra

Timlo.net – Kuasa hukum Mandra Naih alias Mandra, Juniver Girsang, mendesak sidang kliennya dihentikan. Dengan adanya penetapan tersangka pemalsu tanda tangan kliennya dari Bareskrim, seharusnya ini bisa berhentikan kasus artis senior tersebut.

“Kan dasar dakwaan pengajuan kontrak lalu lelang dan akhirnya fiktif. Nah, ini terbukti klien saya tandatangannya dipalsukan,” kata Juniver, Senin (12/10).

Demi menegakkan keadilan, lanjut Juniver, pihak Majelis Pengadilan Tipikor harus menghentikan proses hukum yang menjerat Mandra.

“Ini demi keadilan dan kebenaran materil kan,” jelas dia.

Seperti diketahui, ada dua orang yang dilaporkan kuasa hukum Mandra terkait pemalsuan tanda tangan dan stempel PT Viandra Production dalam tiga kontrak penjualan film program siap siar TVRI tahun 2012. Terlapor adalah bos PT Media Arts Image, Iwan Chermawan, serta Andi Diansyah alias Gio.

Iwan diduga berperan sebagai perantara penjualan film. Sedangkan Andi ditengarai sebagai orang yang memalsukan tanda tangan dan stempel perusahaan milik Mandra tersebut.

Mandra selaku Direktur Utama PT Viandra Production kini telah didakwa melakukan korupsi bersama dengan Iwan Chermawan selaku Direktur Utama PT Media Arts Image; Yulkasmir selaku Pegawai Negeri Sipil dan Pejabat Pembuat Komitmen; serta Irwan Hendarmin selaku Direktur Program dan Bidang Lembaga Penyiaran Publik TVRI.

Nama-nama tersebut berperan dalam proyek bernilai Rp 47.8 Miliar ini. Kasus berawal ketika TVRI membeli 15 paket program siap siar menggunakan dana yang diperoleh dari APBN 2012.

Paket-paket tersebut dipasok delapan perusahaan, salah satunya adalah perusahaan milik Mandra. Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK, disimpulkan bahwa 15 kontrak paket program Siap Siar tersebut dilakukan menjelang akhir tahun anggaran (November).

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge