0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Huntap Karanganyar Lebih Baik dari Rumah Kepala SKPD

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (dok.timlonet/nanang rahadian)

Karanganyar — Bupati Karanganyar Juliyatmono memastikan lokasi relokasi minim ancaman bencana. Bahkan, dia menyilakan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menjajal hunian tetap (Huntap). Bupati juga memuji Huntap warga terdampak relokasi lebih bagus ketimbang rumah kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

“Rumah relokasi lebih bagus dari milik kepala SKPD. Monggo menawi kerso, Pak Ganjar tinggal,” kelakar Bupati Juliyatmono, Minggu (11/10).

Dijelaskan, Pemkab Karanganyar merelokasi warga terdampak bencana alam sebanyak dua tahap. Tahap pertama sebanyak 96 unit Huntap di Jenawi, Kerjo, dan Tawangmangu. Tahap kedua 65 unit Huntap di Jenawi, Kerjo, dan Colomadu.

“Kita cari solusi terbaik bagi warga, aman dari bencana tapi tidak jauh dari hunian lama,” katanya.

Untuk masalah pembiayaan, lanjut Juliyatmono, setiap warga memperoleh bantuan dana Rp 45 juta. Perincian dana, Rp 20 juta dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rp 15 juta dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, dan Rp 10 juta dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar.

“Seluruh pembiayaan patungan antara BNPB, Pemprov Jateng dan Pemkab Karanganyar,” tutur Juliyatmono.

Seperti diketahui, lebih dari 30 Huntap berdiri di lahan seluas 4.200 meter persegi. Tanah yang digunakan relokasi adalah tanah kas Desa Balong, Kecamatan Jenawi.  Setiap warga mendapat lahan 100 meter persegi. Mereka membangun rumah tipe 36.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge