0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penutupan Dam Colo Timur Tak Pengaruhi Pertanian di Sragen

timlo.net/tarmuji

Dam Colo

Sragen — Penutupan Dam Colo Timur tidak memengaruhi kondisi pertanian di Kabupaten Sragen. Kendati musim kering, tapi para petani masih bisa memanfaatkan sumur-sumur pantek yang dimiliki.

“Selain Dam Colo Timur, ada pula waduk atau embung-embung yang selama ini merupakan irigasi teknis penyuplai kebutuhan air. Tapi kalau di musim seperti ini kondisinya memang tidak bisa maksimal,” kata Kepala Dinas Petanian (Distan) Eka Rini Mumpuni di sela-sela penyerahan bantuan alat produksi pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian dan Anggota DPR RI, Agustina Wilujeng, Jumat (9/10).

Eka Rini mengatakan, penutupan Dam Colo Timur tidak menjadi masalah, lantaran saat ini sebagian besar tanaman padi yang ada di Sragen sudah hampir panen. Keberadaan Dam Colo Timur selama ini hanya salah satu dari jaringan irigasi.

Eka Rini mengungkapkan, karena kondisi kemarau maka petani yang ada di daerah hulu mendapat air yang lebih banyak di daerah hilir. Tapi petani Sragen adalah tipikal petani yang gigih. Dimana mereka mengatasi berkurangnya pasokan air dari irigasi teknis dengan banyak membuat sumur-sumur pantek sendiri, yang dalamnya hingga puluhan meter.

“Petani di Sragen itu hebat, saya angkat topi karena mereka punya inisiatif yang bagus,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge