0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cegah Longsor, Bupati Wajibkan Warga Tanam Pohon

timlo.net/nanang rahadian

Kawasan Hutan Lindung pencegah Longsor di Tawangmangu

Karanganyar — Untuk mengurangi resiko bencana masyarakat yang tinggal di derah rawan longsor diwajibkan melakukan reboisasi atau penanaman pohon kembali. Dengan reboisasi, struktur tanah di daerah rawan longsor semakin kuat. Selain itu, juga dapat menahan air hujan sehingga tidak menimbulkan banjir.

”Warga Karanganyar khususnya di kawasan rawan banjir dan tanah longsor harus menggalakkan lagi penghijauan. Akan kita canangkan wajib menanam pohon menjelang musim hujan nanti,” jelas Bupati, Jumat (9/10).

Dia menekankan, wilayah Karanganyar merupakan daerah mitigasi bencana. Yakni terdapat daerah rawan bencana. Sebut saja Kecamatan Jenawi yang baru saja diterpa longsor beberapa waktu lalu. Begitu pula wilayah lain yang berada di lereng Gunung Lawu. Rencananya program penghijauan tersebut digalakkan sebelum musim penghujan datang sekitar November mendatang.

”Menaman pohon atau reboisasi itu seperti Sodakoh neng alam (Sedekah ke alam). Kalau peduli, alam akan menjadi sahabat kita,” kata Bupati.

Selain itu, lanjut Bupati, dibuat pula biopori di sejumlah tempat. Biopori merupakan lubang kecil yang dibuat dalam jarak tertentu bertujuan untuk membuat resapan air agar tidak terjadi genangan air

”Biopori untuk mencegah adanya bencana alam khususnya banjir,” jelasnya.

Ditambahkan, biopori baik dibuat di tanah yang datar. Karena dapat menghantarkan air ke lapisan tahan bawah. Biopori tidak disarankan dibuat di daerah miring atau terasering. Karena berpotensi merusak tanah dan berpotensi mengakibatkan longsor.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge