0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kapolres Wonogiri : Bripda TI Dinonaktifkan, Remunerasi Dihentikan

dok.timlo.net/tarmuji
Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbar Panggabean (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri – Bripda TI anggota Polres Wonogiri kini di ujung tanduk. Pasalnya, saat ini dirinya sudah dinonaktifkan sebagai anggota polisi, bahkan renumerasi (gaji) yang bersangkutan dihentikan. Dia merupakan salah satu tersangka dalam kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban tewas di Boyolali.

“Polres Boyolali telah mengungkap peran masing masing tersangka. Saat ini, berkas perkara telah masuk ke tahap pertama,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP Windro Akbar Panggabean, Minggu (11/10).

Windro menjelaskan, peran dari TI diyakini sebagai otak dari penganiayaan itu. Perannya yang lain yakni mencekik korban dan menodongkan air softgun kepada korban. Saat itu, tersangka mendapat laporan dari orang tuanya yang kehilangan barang, dia kemudian mengajak teman-temannya untuk menjemput korban.

Menurut Windro, pihaknya kini menunggu proses penyidikan di Polres Boyolali.

”Semuanya kami serahkan Polres Boyolali. Kita tidak intervensi atas proses hukum yang dilakukan oleh Polres Boyolali,” tandasnya.

Apabila nantinya kekuatan hukum tetap memutuskan bahwa Bripda TI diganjar hukuman penjara lebih dari tiga bulan, maka yang bersangkutan akan dipecat dari keanggotaan Polri.

“Saat ini dia dinonaktifkan dan remunerasinya dihentikan, jika lebih dari tiga bulan hukumannya maka akan kita usulkan ke pimpinan untuk dipecat. Perbuatannya tidak bisa di maafkan,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge