0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Minim Fasilitas Tak Surutkan Kreatifitas

timlo.net/achmad khalik

Salah seorang anggota Komunitas BMX Solo sedang beraksi digelaran Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi, Solo

Solo — Meski minim sarana dan prasarana serta spot latihan, namun hal itu tak menghambat kreatifitas komunitas BMX Solo. Terbukti, dengan banyak yang melirik anggota komunitas tersebut untuk ikut bermain dalam salah satu sinetron kerjar tayang yang disiarkan salah satu televisi nasional tanah air.

“Memang kami akui minim dalam sarana, prasarana dan tempat latihan. Namun, itu tak menyurutkan kegemaran kami dalam menciptakan gaya baru bermain sepeda BMX,” terang Manager komunitas BMX Solo, Ainot Wijanarko saat berbincang dengan Timlo.net disela kegiatan di Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi, Solo, Minggu (11/10).

Diakui, sejak beberapa tahun terakhir pihaknya telah kerapkali mengirimkan proposal kepihak Pemerintah Kota (Pemkot) guna memberikan wahana khusus untuk mereka berlatih. Namun, sejauh ini belum ada realisasi. Padahal, prestasi komunitas BMX Solo dalam taraf nasional sangat diperhitungkan.

“Sampai saat ini belum ada perhatian dari Pemkot untuk memberikan wahana berlatih,” terang Ainot.

Sejak kepemimpinan Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi), kata Ainot, komunitas yang tergolong melakukan aksi ekstrem ini selalu dijanjikan akan dibuatkan wahana khusus untuk digunakan mengembangkan potensi mereka. Tak hanya itu, jika benar terealisasi wahana yang dibangun tersebut juga mampu mewadahi komunitas lain seperti komunitas Ekstream Iinline Skate dan komunitas Skate Boarding Solo. Namun, sejauh ini para anggota komunitas tersebut masih tercecer dan kurang berlatih lantaran minim sarana dan prasarana yang diperlukan.

“Sebenarnya ada banyak sekali pehobi olahraga ekstram ini. Namun, sepertinya Pemkot belum bersedia memberikan fasilitas kepada kami,” ungkapnya.

Disinggung jumlah anggota untuk komunitas BMX sendiri, Ainot mengaku sudah mencapai ratusan orang. Belum lagi ditambah jika komunitasnya menggelar kegiatan ekstreem tersebut di Kota Solo. Pihaknya berharap, Pemkot memberikan fasilitas supaya kreatifitas mereka dapat terus berkembang dan mengharumkan nama Solo ditiap kompetisi yang diselenggarakan.

“Kompetisi BMX yang diikuti tak hanya nasional semata, bahkan telah sampai ditingkat Asean,” tandas Ainot.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge