0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Indonesia Digugat Karena Asap, Anggota DPD Ini Justru Senang

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Riau, Intsiawati Ayus, mengaku senang negara tetangga menggugat Indonesia terkait kabut asap akibat kebakaran hutan di tanah air.

“Kalau Malaysia atau Singapura menggugat asap ke Indonesia saya sangat senang,” ucap Intsiawati, Sabtu (10/10).

Menurut dia, banyak perusahaan Malaysia selama ini diduga ikut melakukan aksi pembakaran. Tujuannya, tentu untuk membuka perkebunan kelapa sawit.

Sehingga, kata Intsiawati, bila itu dilakukan maka sama saja menghancurkan negaranya sendiri.

“Ya biarin saja, itu kan ‘jeruk makan jeruk’,” tandasnya.

Sejauh ini, Singapura dan Malaysia menjadi negara yang terkena dampak kabut asap dari tanah air. Singapura sudah melakukan gugatan atas kejadian ini.

Pemerintah Singapura menempuh jalur hukum, menggugat lima perusahaan bidang produksi kertas dan sawit Indonesia. Kelima korporasi itu dinilai bertanggung jawab atas pembakaran lahan yang membuat negara kota itu mengalami bencana asap dua pekan terakhir.

Seperti dilaporkan ABC Net, Minggu (27/9), Singapura akan menggunakan dasar hukum UU Asap Lintas Negara yang dibuat pada 2014. Berbekal beleid itu, perusahaan lokal maupun asing dapat dijerat dengan pasal pencemaran lingkungan, dendanya maksimal USD 1,95 juta (setara Rp 28,6 miliar).

Buruan utama Singapura adalah Asia Pulp and Paper (APP) anak perusahaan grup konglomerat Sinarmas.

Selain APP, Singapura menggugat pula Rimba Hutani Mas, Sebangun Bumi Andalas Wood Industries, Bumi Sriwijaya Sentosa, dan Wachyuni Mandira. Selain diyakini otoritas Singapura membakar lahan, kelima perusahaan itu dinilai tidak serius memadamkan api di wilayah kerja mereka.

Sementara Malaysia melakukan sikap berbeda. Mereka justru menyatakan negaranya benar-benar siap membantu Indonesia memadamkan api di hutan.

“Kami lebih dari bersedia untuk membantu Indonesia memadamkan api, karena kami juga merasakan dampak dari kabut asap tersebut dan itu sangat mengganggu,” ujar Menteri Pertahanan Malaysia Hishammuddin Hussein, seperti dilansir dari Channel News Asia.

Hishammuddin mengatakan dia dan pemerintah Singapura sedang merundingkan bagaimana caranya membantu Indonesia, namun di balik itu semua mereka sudah siap untuk memadamkan api.

[ren]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge