0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kebakaran Hutan Harus Dijadikan Bencana Nasional

Herman Khaeron (dokmerdeka.com)

Timlo.net — Pemerintah didesak segera menetapkan status kebakaran lahan dan hutan di Sumatera dan Kalimantan menjadi Bencana Nasional. Hal ini diungkapkan langsung oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR Herman Khaeron dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (10/9).

Menurut politikus Demokrat, penetapan status Bencana Nasional terhadap pembakaran lahan di Sumatera dan Kalimantan memang sudah sangat layak lantaran telah memberikan dampak yang besar terhadap aspek ekonomi, pendidikan maupun kesehatan.

“Rakyat yang sangat dirugikan seperti aspek ekonomi yang terganggu hingga yang paling berpengaruh terhadap anak-anak tidak bisa sekolah. Kalau dipaksa sekolah memungkinkan terjadinya penyakit ISPA,” kata Khaeron dalam diskusi bertajuk ‘Asap Makin Dekat, Pembakar Kita Sikat’ di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (10/9).

Situasi negara yang kian terpuruk akibat ulah manusia yang tidak bertanggungjawab atas kebakaran lahan dan hutan, kata Khaeron, perlu ketegasan dari pemerintah untuk merespons secara lebih serius. Tidak hanya itu, imbuh dia, pemerintah juga harus lebih serius melakukan upaya pemadaman asap maupun titik api dengan menerjunkan pasukan gabungan TNI dan Polri.

Hingga saat ini, lanjut dia, data yang diterima oleh DPR, kasus dugaan pembakaran hutan yang terjadi di Kalimantan Tengah mencapai 442.000 hektar, kawasan hutan Sumatera mencapai 532.000 hektar serta Sumatera Selatan mencapai 221.740 hektar lahan.

“Kami tidak ingin bahwa penanganan (asap) ini hanya retorika dan slogan. Kalau memang Jokowi bisa selesai menanganinya dua sampai tiga minggu tunjukkan! Ini bencana luar biasa yang perlu diatasi dengan penanganan luar biasa,” ujarnya.

Lebih jauh, Khaeron mengatakan, untuk menetapkan kebakaran lahan dan hutan di sejumlah daerah sebagai bencana nasional, pemerintah tidak perlu menunggu jumlah korban jiwa yang besar. Sebab, akibat kebakaran lahan tersebut sudah menggambarkan adanya potensi besar terhadap merosotnya masa depan Indonesia. [ren]

Sumber: merdeka.com

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge