0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Aria Bima: Revitalisasi Waduk Cengklik!

dok.timlo.net/nanin
Pendangkalan di Waduk Cengklik (dok.timlo.net/nanin)

Solo – Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Aria Bima mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk melakukan revitalisasi Waduk Cengklik, Ngemplak, Boyolali. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga supaya kondisi air di musim kemarau tetap stabil. Sehingga dapat dimafaatkan oleh petani sekitar untuk mengairi tanaman padinya.

“Segera akan dilakukan pengerukan, karena sedimentasinya cukup tinggi,” ungkap Aria Bima, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pendangkalan yang terjadi di Waduk Cengklik tergolong cukup tinggi. Pendangkalan ini menyebabkan fungsi waduk jadi tidak maksimal, dan tidak bisa mencukupi kebutuhan air bagi pertanian di musim kemarau.

“Apalagi petani di sekitar Waduk Cengklik ini merupakan petani lahan kering, seharusnya bisa diberikan perhatian lebih supaya produksinya meningkat,” katanya.

Anggota Komisi VI DPR RI ini juga mengatakan, pihaknya telah mengusulkan pembuatan sumur pantek bagi petani lahan kering di beberapa tempat di Solo dan sekitarnya. Pasalnya sumur pantek menjadi salah satu alternatif cara untuk  menyelamatkan produktivitas pertanian lahan kering.

“Seperti Boyolali, Karanganyar, Sragen, Sukoharjo, Klaten, dan Wonogiri, sekitar 20-25 persen merupakan pertanian lahan kering,” terangnya.

Diungkapkan, pada tahun 2016 mendatang mengoptimalkan lahan kering ini, dengan bantuan dari pemerintah pusat, baik berupa subsidi maupun berupa anggaran pemerintah. Dia menjelaskan, lahan kering ini merupakan faktor utama penyuplai kemiskinan. Sebab, masyarakat yang seharusnya bisa menanam tanaman padinya tidak bisa lantaran tidak ada air.

Kalau sumur pantek sudah dibangun, kata Aria Bima, petani akan sangat mudah menanam padi. Dengan demikian, kemiskinan yang terjadi bisa teratasi atau berkurang.

“Dari pusat sudah dialokasikan anggarannya untuk tiap kabupaten, namun besarannya saya masih belum mengetahui,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge