0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Debat Pilkada, AFi Sodorkan Kota Jasa, Rudy-Pur Tawarkan Kota Budaya

timlo.net/daryono

Debat Pilkada Solo

Solo – Debat terbuka pasangan calon walikota dan calon wakil walikota Solo di Hotel The Sunan, Jumat (9/10) malam berlangsung meriah. Meski terjadi perang yel di antara dua pendukung pasangan calon, adu visi misi dan program antar dua paslon berjalan lancar hingga penghujung acara.

Pasangan nomor urut 1, Anung Indro Susanto – M Fajri (AFi), tampil kompak mengenakan seragam baru mereka, kemeja biru tua motif kotak-kotak. Puluhan pendukung AFi juga tampak kompak mengenakan seragam serupa. Di sisi lawan, pasangan nomor urut 2, FX Hadi Rudyatmo – Achmad Purnomo mengenakan seragam khas lurik. Selain mengenakan lurik, sebagian pendukung Rudy-Purnomo mengenakan seragam putih-putih.

Selain dihadiri dua tim pendukung paslon, debat juga dihadiri ratusan tamu undangan. Pihak keamanan memeriksa setiap tamu yang masuk ke dalam ruangan dengan metal detector. Hanya tamu yang memiliki id card yang boleh masuk ke ruangan.

Sekitar pukul 19.30 WIB, debat dimulai dengan yel-yel oleh dua pendukung pasangan calon secara bergantian. Yel- yel oleh dua pasangan calon seakan menjadi penghangat suasana debat yang dimoderatori Rory Azhari itu. Setelah Ketua KPU Solo, Agus Sulistyo menyampaikan sambutannya, debat segmen pertama pun diawali dengan penyampaian visi misi masing-masing pasangan calon.

“Visi kami adalah terwujudnya Solo sebagai kota jasa yang berbudaya, berdaya saing dan sejahtera. Visi itu kami jabarkan dalam delapan misi,” kata Anung mengawali penyampaian visi misi.

Delapan misi yang bakal dilakukan Anung antaralain melalui peningkatan SDM, memperkuat destinasi wisata dan mengembangkan pasar tradisional. Anung juga berjanji memberikan pelayanan pemerintahan efisien dengan program one day serviec dan online service. Di bidang kesehatan, Anung menawarkan program kesehatan preventif dan melanjutkan program PKMS. AFi juga menaruh perhatian pada peningkatan iman dan takwa masyarakat melalui program pendidikan keagamaan.

Adapun pasangan Rudy- Purnomo menyodorkan visi terwujudnya Solo sebagai kota budaya, mandiri, maju dan sejahtera. Visi itu bakal dicapai dengan lima misi yakni waras, wasis, wareg, mapan dan papan. Menurut Rudy, masyarakat waras bakal diintegrasikan dengan nawacita Presiden melalui kartu BPJS plus serta membangun rumah sakit dia tiap kecamatan.

“Untuk wasis, akan kita berlakukan wajib belajar 12 tahun. Wareg, melalui penciptaan lapangan kerja dan mapan papan adalah bagaimana masyarakat punya tempat tinggal yang layak,” jelas dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge