0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Paska Dibom Air, Muncul Titik Api Baru

timlo.net/nanin

Pesawat type Air Tractor AT 902 yang digunakan untuk melakukan pengeboman air di titik-titik api di Gunung Merbabu

Boyolali — Upaya pemadaman api di Kawasan Hutan Merbabu, selama dua hari, Kamis-Jumat (8 – 9/10), dinilai efektif untuk mematikan kobaran api. Meski begitu, di kawasan hutan lindung di wilayah Dusun Ngendro, Ngargoloko, masih terpantau sebanyak tiga kepulan asap yang masih membumbung dari kawasan hutan.

“Masih terlihat ada kepulan asap di hutan wilayah Ngendro, nanti akan kita bom lagi sebanyak tiga kali,” kata Koordinator perlindungan dan Pengamanan Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGM), Kurnia Adi Wirawan, Jumat (9/10).

Dijelaskan, untuk pengeboman dihari kedua, dilakukan sebanyak sembilan kali. Sampai Jumat siang telah dilakukan enam kali water bombing di titik api di wilayah kawasan hutan lereng putih, Desa Tekelan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Setelah dilakukan pengeboman, api di titik tersebut dilaporkan berhasil dipadamkan.

“Sisanya atau 3 shift berikutnya akan kita lakukan pengeboman di hutan lindung Dusun Ngendro,” tambahnya.

Disisi lain, Kasi Kedaruratan BPBD Boyolali, Kurniawan Fajar Prasetya, mengungkapkan dari lima kali pengeboman yang dilakukan dihari pertama, terkendala oleh titik koordinat api. Hal ini terbukti dengan munculnya enam titik api di kawasan yang telah dilakukan pengeboman. Menyalanya api disebabkan kondisi hutan yang kering dan vegetasi yang mudah terbakar.

“Idealnya di darat juga harus dilakukan pemantauan, bila muncul api lagi, langsung dilakukan pemadaman manual,” tandas dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge