0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pasangan Lesbian Ini Ditangkap Saat Asyik Nyabu

(Ilustrasi) Sabu-sabu (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Mantan istri dosen sebuah perguruan tinggi negeri di Surabaya ditangkap Satreskoba Polrestabes Surabaya, saat menggelar pesta narkoba di Perumahan Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS). Rika (37) diciduk bersama pasangan lesbiannya, Eka (23), warga Sukolilo, Surabaya yang berprofesi sebagai sales promotion girl (SPG).

“Informasi yang kami dapat, mereka ini pasangan lesbi,” kata salah satu penyidik di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (8/10).

Wakasat Reskoba Polrestabes Surabaya Kompol I Wayan Winya mengatakan, pengungkapan kasus ini tidak lepas dari peran masyarakat yang memberikan informasi adanya pesta narkoba di salah satu rumah di perumahan tersebut.

“Setelah kita lakukan penyidikan, ternyata informasi ini benar. Hasilnya kita amankan dua perempuan yang tengah menggelar pesta narkoba jenis sabu-sabu,” terang Wayan.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu paket sabu seberat 0,24 gram, dua dompet warna merah putih dan satu unit telepon gengga. Polisi melakukan pengembangan untuk mengetahui asal-usul barang haram tersebut.

Hasilnya, polisi berhasil membekuk Imam alias Suryo (36), warga Klampis. Suryo ditangkap saat hendak mengantar pesanan sabu ke salah satu pelanggannya.

“Penangkapan SY (Suryo) ini, berdasarkan pengakuan dari dua tersangka perempuan yang kami tangkap sebelumnya di Perum ITS. Kemudian tersangka SY kami pancing untuk mengantar sabu ke tersangka RC (Rika) dan EK (Eka), dari situlah kita berhasil menangkap SY,” terangnya lagi.

Dari tangan Suryo, polisi mengamankan 2,07 gram sabu yang ditaruh dalam kaleng rokok dan satu unit motor milik tersangka. “Kita terus dalami kasus ini. Dan ternyata SY ini mendapat sabu dari bandar narkoba di Bangkalan, Madura,” katanya.

Dari informasi Suryo, polisi kembali menangkap tersangka lain, Mas Rui yang disebut-sebut sebagai bandar besarnya. mas Rui diciduk dalam perjalanan mengantar sabu ke Surabaya.

“Saat melakukan penangkapan, anggota sempat kejar-kejaran dengan tersangka, karena dia tahu dikuntit polisi. Namun akhirnya berhasil kita tangkap,” ungkap Wayan.

Empat tersangka ini akan dijerat Pasal 112 dan 114 Undang-Undang Narkoba Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal empat tahun penjara.

[noe]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge