0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal Anggaran Panwaslu Sragen, Bupati: Ada Miskomunikasi

dok.timlo.net/agung widodo
Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman mengatakan, dicoretnya pengajuan anggaran Panwaslu senilai Rp 1,6 miliar dalam APBD Perubahan 2015 akibat miskomunikasi. Sebab Panwaslu selaku pengguna anggaran dinilai tidak mau berkomunikasi saat Badan Anggaran DPRD mempertanyakan alokasi kebutuhan anggaran tersebut.

”Panwaslu terlalu menutup diri dan tidak mau diajak komunikasi. Padahal jika sebelumnya ada komunikasi yang cair pasti semuanya akan berjalan normal,” kata Bupati Agus.

Dia menyayangkan jika Panwaslu terlalu berpedoman pada hal-hal formalitas. Menurutnya masalah tidak adanya undangan untuk rapat bersama sebagai upaya klarifikasi terkait pengajuan anggaran di APBD Perubahan bisa disikapi dengan cara dialog.

”Apalagi Sekda sudah datang ke Kantor Panwas untuk mengajak hadir ke DPRD berembuk saat pembahasan anggaran,” jelasnya.

Terkait adanya surat dari Gubernur Jateng, Bupati Agus mengatakan, saat ini rencana penambahan alokasi anggaran untuk Panwaslu masih dalam proses kaji ulang. “Apakah nantinya disetujui atau tidak, menunggu hasil tim Pemkab Sragen,” pungkas Agus.

Terpisah, Ketua Panwaslu Sragen Slamet Basuki mengatakan, soal anggaran yang diajukan, sebenarnya pihaknya sudah kooperatif dengan mengirimkan perincian sejumlah angka kebutuhan melalui Kesbangpolinmas dan Sekda Sragen. Terkait undangan koordinasi dengan pimpinan DPRD, pihaknya menolak karena hal itu dinilai tidak etis.

“Tidak patut bila membahas anggaran secara pribadi, apalagi permintaan penjelasan di rumah dinas DPR, maka kami tolak,” ungkap Slamet.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge