0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kepsek dan Guru Arogan, Siswa SMK BK Demo

IMG_08102015_083945
Polisi berjaga-jaga di halaman SMK BK Karanganyar ()

Karanganyar — Merasa tidak tahan dengan tindakan arogan kepala sekolah (Kepsek) dan guru, puluhan siswa SMK Bhakti Karya (BK) Karanganyar berunjuk rasa di halaman sekolah, Kamis (8/10). Mereka hanya duduk-duduk di halaman saat jam pelajaran sudah dimulai.

“Kami sudah tidak tahan dengan hukuman fisik yang dilakukan kepala sekolah dan guru,” kata salah seorang siswa yang ikut berunjuk rasa.

Para siswa ini mengaku hukuman yang diberikan kepada siswa sudah di luar kewajaran sebagai sebuah lembaga pendidikan umum. Selain itu para siswa ini juga memprotes tidak transparannya pemberian bea siswa kepada siswa.

“Kalau telat, hukumannya disuruh push up berantai dan guling-guling. Seperti militer saja. Hukuman itu berlaku untuk siswa laki-laki maupun perempuan,” kata siswa tersebut.

Informasi yang dihimpun wartawan, saat aksi berlangsung, sejumlah siswa dan guru berjaga di pintu masuk sekolah. Sejumlah polisi juga berjaga-jaga di lokasi, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Namun awak media tidak diperkenankan masuk untuk meliput. Siswa yang berjaga di pintu masuk beralasan, unjuk rasa tersebut menjadi urusan internal sekolah.

Sementara itu, Kepala SMK BK Sri Eka Lelana mengaku, tindakan yang diterapkan pada sejumlah siswa masih tergolong wajar. Alasannya, untuk membentuk karakter disiplin siswa.

“Tidak sepenuhnya kami melakukan kekerasan. Itu sudah batas normatif, karena tujuan kami untuk menumbuhkan rasa disiplin ke siswa,” katanya.

Menurut Kepsek, memang ada beberapa siswa yang tergolong bandel. Mereka sering membolos bahkan tiap hari selalu datang terlambat. Kalau dibiarkan, mereka akan ketagihan.

“Kalau terlambat terus tapi dibiarkan, mereka akan ketagihan. Memang ada beberapa yang bandel, sehingga perlu mendapat bimbingan,” imbuhnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge