0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Investor Korsel Lirik Pengolahan Sampah Putri Cempo

TPA Putri Cempo, Mojosongo. Jebres, Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo —  Sebuah perusahaan asal Korea Selatan dengan menggandeng pemodal asal Jakarta melirik kemungkinan untuk mengolah sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Putri Cempo. Di bawah bendera PT Siram Riak Energi, saat ini tengah mempelajari kemungkinan pengolahan sampah di Putri Cempo untuk diolah menjadi energi listrik dan pupuk.

“Pada tahap awal kami akan mengolah sampah TPA Putri Cempo dengan kapasitas 100 ton per hari, dengan proyeksi mampu menghasilkan energi listrik sebesar 5,8 megawatt. Itu baru pilot project saja, sebelum nantinya akan kita oleh semua sampahnya,” ungkap Direktur Utama PT Siram Riak Energi, Sri Suhartnigsih, di Balaikota, Kamis (8/10).

Dikatakanm, investasi ini menerapkan sistem No Tipping Fee yang berarti pemerintah kota tidak perlu mengeluarkan biaya dari pengolahan sampah tersebut. Suhartiningsih mengaku, dirinya belum bisa memastikan nilai investasi yang ditanamkan, karena sejauh ini masih melakukan perhitungan secara cermat, baik dalam skalapilot project maupun pengolahan secara keseluruhan.

“Masih belum bisa kita sebutkan nominalnya, karena memang masih dalam perhitungan,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Solo, Hasta Gunawan mengatakan, pihaknya masih mengkonsultasikan regulasi pengolahan sampah ini dengan pemerintah pusat. Ia mengaku tak ingin keberadaan proyek ini memunculkan masalah baru.

“Kita masih coba komunikasikan dengan pemerintah pusat terkait regulasinya,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge