0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Solo Jajaki Kemungkinan Sister City dengan Xi’an

dok.timlo.net/achmad khalik
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo, Eny Tiyasni Susana (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Pemerintah Kota Solo serius dengan niatnya untuk menjalin kerjasama sister city dengan Pemerintah Kota Xi’an, China. Hal itu didasarkan pada banyaknya kemiripan antara Solo dengan Xi’an, diantaranya bidang budaya, pendidikan dan pariwisata.

“Saya pikir kerjasama ini akan memberikan kesempatan masing-masing kota untuk bisa berkembang. Kota Solo kini mulai berpikir ekspansi ke Kota-kota di luar Indonesia salah satunya dengan Xi’an China ini,” ungkap Kepala Badan Perencanaan pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Solo, Ahyani, beberapa waktu lalu.

Ahyani mengaku Solo dengan jumlah penduduk yang hanya 500 ribu jiwa memang tidak sebanding dengan Xi’an yang memiliki penduduk lebih dari 8 juta jiwa. Namun, Ahyani menyebutkan secara karakteristik Solo dan Xi’an memiliki banyak kesamaan, di antaranya adalah Xi’an dulunya juga pusat kerjaan Cina, begitu pula Solo menjadi pusat kerajaan mataram. Selain itu, dalam indutri tekstil terutama batik juga menjadi minat tersendiri mengingat banyak komunitas tionghoa yang berdagang komoditas ini.

“Selain itu di Xi’an kerajaan hanya tinggal bangunan bersejarah saja, sedangkan kehidupan raja disana sudah tidak ada. Mereka tertarik dengan kehidupan raja di Solo, misalnya. Ini cukup bagus untuk industri pariwisata,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo, Eny Tyasni Susana mengatakan bahwa selama ini wisatawan China berkunjung ke Indonesia baru sebatas Bali, dan Yogyakarta. Dengan kerjasama ini dirinya optimis bisa mendapatkan kunjungan dari wisatawan China ke kota Bengawan.

“Kita optimis bisa mendatangkan turis dari China untuk mampir ke kota Solo, dengan adanya kerjasama ini,” kata Eny Tyasni Susana.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge