0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Ngotot Pertahankan Sriwedari

Gapura Sriwedari

Solo – Pemerintah Kota Solo tidak menyiapkan opsi alternatif penyelesaian sengketa lahan Sriwedari dalam pertemuan dengan pihak ahli waris pekan depan. Pihaknya ngotot untuk mempertahankan lahan seluas 9,9 hektar tersebut dari tangan ahli waris.

“Kita tidak mempersiapkan opsi-opsi apa-apa. Yang jelas kita akan rebut kembali lahan Sriwedari itu,” ungkap Penjabat Walikota Solo, Budi Suharto, Rabu (7/10).

Dia mengaku, hampir bisa dipastikan pertemuan pada pekan depan itu akan menemui jalan buntu. Pasalnya dengan alasan apapun Pemkot tidak akan mau berbagi lahan dengan para ahli waris.

“Kami tidak akan mau membagi-bagi, bagian ini buat siapa. Kami hanya ingin lahan Sriwedari sebagai public space tetap sebagaimana fungsinya dan itu menjadi milik negara. Itu saja,” katanya.

Budi juga mengatakan, posisinya sebagai Penjabat Walikota memang tidak menguntungkan dalam proses pengembalian lahan bekas Bon Rojo ini. Lantaran kewenangan Pj tidak seperti kewenangan walikota definitif.

“Memang sangat terbatas kewenangannya, tapi saya yakin lahan ini tidak akan lepas begitu saja,” katanya.

Meski begitu, Budi optimis tanah peninggalan Pakubuwono X ini akan tetap menjadi milik masyarakat Solo. Budi mengaku dirinya sangat optimis mengenai PK yang telah diajukan oleh Pemkot beberapa waktu lalu. Dikatakan, Pemkot telah menyertakan novum (bukti baru) yakni salinan RVE dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Surakarta.

“Saya sangat yakin akan dikabulkan, kita tunggu saja nanti,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge