0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hindari Anarkis, Polres Dihimbau Tidak Gelar Rekonstruksi di TKP

timlo.net/tarmuji

Penemuan mayat bocah yg diduga korban pembunuhan

Wonogiri – Jajaran Polres Wonogiri pekan depan berencana menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan bocah SD, Arif Murdika (9), warga Dusun Soko Desa Bulurejo Kecamatan Bulukerto. Namun demikian, tokoh masyarakat setempat menghimbau kepada Polisi agar rekonstruksi tidak digelar di tempat kejadian perkara.

”Untuk menghindari tindakan anarkis warga kepada tersangka, kami menghimbau agar Polres tidak menggelar rekonstruksi kasus ini di lokasi kejadian,” ujar tokoh masyarakat setempat, Tarso, Rabu (7/10).

Ditambahkan dia, paska kejadian itu, warga setempat masih geram dan marah kepada tersangka, Riki Fajar Santoso (29). Sebab, dengan sadir tersangka mengahbisi nyawa bocah malang tersebut.

Paska terungkapnya kasus pembunuhan Arif, kata dia, warga pun sudah menyatakan sikap. Bahwa, warga menolak tersangka Riki untuk tidak kembali menetap di dusun setempat, setelah selesai menjalani masa hukumannya nanti.

“Kalau warga sudah menyatakan sikapnya begini, sama saja warga itu sudah benci dengan perilaku tersangka,” jelasnya.

Saat ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian terkait himbauannya tersebut.

“Tadi saya sudah koordinasi dengan Kapolsek Bulukerto, katanya akan disampaikan pada pimpinannya terlebih dahulu,” imbuhnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge