0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Tolak Perlindungan Saksi dan Korban, Ini Alasannya

dok.timlo.net/putra kurniawan
Kapolres Sukoharjo AKBP Andy Rifai (dok.timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Polisi tidak bisa memberikan perlindungan terhadap korban maupun saksi kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oknum anggota bromob. Paslanya, dari keterangan pemohon, hingga saat ini belum ada bentuk ancaman secara nyata.

“Dari keterangan pemohon hanya menyampaikan ketakutan saja karena pelakunya aparat, jadi belum ada bentuk ancaman secara nyata, padahal kalau kita akan memberikan perlindungan itu harus tahu ancamanya apa,” kata Kapolres Sukoharjo AKBP Andy Rifai, Rabu (7/10).

Namun demikian, untuk kasus dugaan penganiayaan oknum anggota brimob kepada MA (14) warga Perumahan Telukan, Grogol ini masihberjalan. Untuk saat ini penyidik Polres Sukoharjo masih melakukan penyelidikan dan segera melakukan gelar perkara.

Sebelumnya penyidik telah melakukan rangkaian pemanggilan saksi dan korban untuk dimintai keterangan terkait peristiwa penganiayaan. Sedangkan terlapor dimintai keterangan untuk dicocokan dengan keterangan dari saksi maupun korban.

“Semua sudah kita mintai keterangan dan tinggal menunggu gelar perkara saja, kita sudah ada mekanisme tersendiri dalam rangka penyelidikan, sehingga kasus ini tetap berjalan,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge