0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Densus 88 Buru Pembawa Termos di Mojolaban

Kapolres Sukoharjo AKBP Andy Rifai (dok.timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dalam kasus penemuan bom rakitan dari termos di sekitar jembatan kereta api di Desa Plumbon, Mojolaban, Sukoharjo, polisi mendapat ciri-ciri pembawa bom. Namun setelah dikroscek tidak ada kesamaan ciri-ciri  dengan data dari Densus 88.

“Kasusnya sudah diambil alih Densus dan sekarang penaganannya Densus 88. Dari keterangan saksi yang sempat melihat orang yang diduga membawa bom rakitan ini, tidak ada kesamaan ciri-ciri dengan daftar teroris milik Densus,” kata Kapolres Sukoahrjo AKBP Andy Rifai, Rabu (7/10).

Saat ini pihak kepolisian, khususnya Densus 88 masih memburu pemilik maupun pembawa bom rakitan yang sempat menggegerkan warga Desa Plumbon dan Desa Gadingan, Kecamatan Mojolaban. Keterangan dari saksi terkait ciri-ciri fisik orang yang membawa bom termos ini menjadi modal dalam pencarian.

Bom rakitan yang dibuat dalam termos air lengkap dengan detonator, black powder, paku dan pecahan kaca ini termasuk low explosive. Hanya saja dampak yang bisa ditimbulkan cukup membahayakan karena kadnungan paku dan kaca.

“Saya rasa ini bukan aksi teror mengingat bom yang tidak siap ledak dan hanya diletakkan di tempat yang jauh dari keramaian, mungkin saja ini hanya dibuang karena takut, tapi untuk lebih jelasnya kita tunggu hasil penyelidikan densus,” tandas Kapolres.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge