0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Waluyadi Raih Gelar Doktor ke 164 UNS dengan Memuaskan

Waluyadi mempertahankan disertasi berjudul "Perdamaian Dalam Penegakan Hukum Pidana Pada Tingkat Penyidikan Relevensinya dengan Ishlah Menurut Hukum Islam" (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Waluyadi berhasil meraih gelar doktor ke 164 Universitas Sebelas Maret (UNS). Waluyadi mempertahankan disertasi berjudul “Perdamaian Dalam Penegakan Hukum Pidana Pada Tingkat Penyidikan Relevensinya dengan Ishlah Menurut Hukum Islam” di depan dewan penguji yang dipimpin Prof Dr Furqon Hidayatullah MPd, di ruang sidang Rektorat UNS, Solo, Rabu (7/10).

Waluyadi meraih gelar doktor dengan predikat memuasan. Menurutnya, pertimbangan perdamaian kasus pidana pada tingkat penyidikan didasarkan pada kenyataan penggunaan hukum formal tidak mampu memberikan keadilan, perkara tersebut cepat selesai dan lebih bermanfaat baik bagik polisi, pelaku maupun korban.

Dijelaskan, kejahatan yang diselesaikan dengan perdamaian adalah kejahatan tertentu, bersifat personal dan nilai kerugiannya menurut korban dan pelaku relatif kecil.

Perdamaian yang relevan dengan ishlah, menurut Waluyadi, hanya untuk kasus pidana yang menurut hukum Islam dimungkinkan untuk itu, sementara prosedurnya diserahkan sepenuhnya pada manusia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge