0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penganiayaan Libatkan Polisi, Bripda Taufik Todongkan Pistol ke Korban

timlo.net/nanin

Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Andi Prasetya

Boyolali — Jajaran reskrim Polres Boyolali mulai terbuka mengungkapkan secara detail peran enam tersangka kasus penganiayaan yang mengakibatkan, Edi Susanto (18) warga Desa Blagung, Simo, meninggal dunia. Dari enam tersangka, terungkap Bripda Taufik Ismail, anggota Polres Wonogiri, menodongkan pistol ke kepala dan mulut korban.

“Bripda Taufik yang todongkan pistol air softgun, dia juga yang berperan mengumpulkan para tersangka,” ungkap Kasat Reskrim, AKP Andi Prasetya, Selasa (6/10).

Sementara untuk peran lima tersangka lainnya, Kasat juga membeberkan satu persatu. Mobil APV yang dipakai untuk mengangkut korban menuju lokasi penganiayaan dikemudikan Agus Renaldy. Tersangka Agus inilah yang menguyurkan bensin dan menyulut api ke tubuh korban. Agus juga ikut memukul tubuh dan kepala korban menggunakan botol bensin. Sedangkan bensin dibeli oleh tersangka Eko Ady Saputro dan Mudhakir.

Tersangka lain, Samsul Bakri, ikut membekap tubuh edi pada saat dipukuli di dalam mobil, melepas kaos, menendang pantat, dan memukuli Edi. Sedangkan tersangka, Nur Cahyadi hanya turut memukul dan menendang dada Edi. Sementara untuk Bripda Taufik Ismail berperan mengumpulkan para tersangka, menjemput Edi dan menganiaya dengan cara mencekik leher, membekap dari belakang pada saat Edi ditendang dan dipukuli tersangka lain.

“Berkas sudah kita serahkan ke kejaksaan, dalam waktu dekat kita akan lakukan reka ulang,” tambah Andi.

Tersangka dijerat Pasal 170 ayat (3) tentang pengeroyokan yang menyebabkan matinya seseorang dengan ancaman hukuman 12 tahun.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge