0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Puluhan Anak Panti Asuhan Pamardi Utomo Keracunan

timlo.net/nanin

Korban keracunan makanan mendapat perawatan medis di RS PKU Aisyiyah Singkil Boyolali

Boyolali — Puluhan anak Balai Pelayanan Sosial Asuhan Anak Pamardi Utomo, Boyolali, terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami mual, muntah dan pusing. Mereka diduga keracunan makanan yang disajikan pihak panti untuk makan pagi.

“Tadi pas jam 9, kepala terasa pusing, mual dan muntah, tadi pagi makan sosis dengan saos, ada ayam ada bakwan jagung,” kata Yarto, salah satu korban ditemui di RS PKU Aisyiyah Singkil, Selasa (6/10).

Dari 80 jumlah penghuni Panti Pamardi Utomo, sebanyak 55 anak mengalami keracunan. Mereka dilarikan di dua rumah sakit, RSU Pandanaran sebanyak 38 anak dan RS PKU Aisiyah Singkil sebanyak 17 anak. Mereka mengalami mual dan muntah saat mengikuti pelajaran. Pihak sekolahpun menghubungi pihak panti memberitahukan hal tersebut.

Dokter Jaga RS Aisyiyah Singkil, Dagdo Purwo, sebanyak 17 siswa yang dibawa ke rumah sakit positif keracunan. Namun untuk jenis makanan apa, pihaknya masih melakukan pengecekan.

“Kita masih lakukan pengecekan, muntahan korban sudah kita kirim ke laboratorium,” ungkap Dagdo.

Dokter Jaga IGD RSUD Pandan Arang, dr Andina FM mengatakan, anak-anak tersebut mengalami gejala nyeri perut, mual, pusing dan muntah-muntah. Dari keterangan anak-anak, mereka usai makan daging yang diolah dengan saos.

“Jadi kemungkinannya mengalami keracunan, karena jumlah korban yanga banyak dengan gejala yang sama dan juga usai memakan makanan yang sama,” jelas Andina.

Sedangkan kondisi para korban, untuk yang diinfus mengalami nyeri perut hebat dan muntahnya banyak. Tekanan darahnya juga turun. Kini para korban keracunan masih menjalani observasi di ruang observasi IGD. Yang kondisinya membaik, akan diperbolehkan pulang dan menjalani perawatan jalan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge