0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Medan Berat, Evakuasi Korban Aviastar Secara Estafet

dok.merdeka.com

Aviastar

Timlo.net – Proses evakuasi korban jatuhnya Aviastar PK-BRM di wilayah Ulu Salu, Desa Gamaru, Kabupaten Luwu, Sulsel masih berlangsung. Proses evakuasi korban Aviastar akan menggunakan tandu setelah dimasukkan dalam kantong jenazah yang telah dipersiapkan.

“Dari Desa Ulusalu, personel jalan kaki lagi dan tidak bisa naik mobil ke Desa Gamaru karena memang daerah pegunungan. Itu memakan waktu sekitar waktu empat jam. Kemudian lanjut lagi pendakian di ketinggian 7.000 kaki atau dua kilometer lebih juga butuh waktu empat jam,” kata Direktur Operasi dan Latihan Basarnas Brigen TNI (Mar), Ivan Ahmad Rizki Titus, Selasa (6/10).

Sebelumnya pada pencarian di hari kedua, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo menyebut jika pencarian pesawat Twin Otter Aviastar yang hilang kontak sejak Jumat, (2/10) memiliki medan yang sangat berat.

“Situasi medan berat, 80 persen pegunungan, tebing cukup curam, hutan lebat dan tidak berpenghuni sehingga yang cocok memang hanya menggunakan helikopter,” katanya.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge