0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Orangtua Pembuang Bayi di Klaten Diburu Polisi

dok.timlo.net/aditya wijaya
Rumah Aris, guru SMPN 6 Klaten yang menjadi lokasi pembuangan bayi (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten – Paska penemuan bayi ganteng, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Klaten segera mendatangi Yayasan Pemeliharaan Bayi Terlantar (YPBT) di Kampung Damaran, Kelurahan Gayamprit, Kecamatan Klaten Selatan, Selasa (6/10).

“Kondisi bayi dalam keadaan sehat. Sementara dirawat di sini (YPBT) dulu,” ujar Staf Seksi Kesejahteraan Sosial Dinsosnakertrans) Klaten, Heri Pratomo, Selasa (6/10).

Dijelaskan, panti asuhan YPBT merupakan satu-satunya tempat penampungan bayi terlantar di Kota Bersinar. Sembari pelaku pembuangan bayi dicari pihak kepolisian, pemerintah akan memfasilitsasi kesehatannya melalui BPJS maupun Jamkesmas.

“Proses hukum masih berjalan di tangan polisi. Sementara kami berwenang dalam keselamatan dan kesehatan bayi terlantar ini,” imbuh Heri.

Diceritakan, sesuai pesan yang ditinggalkan orangtuanya, bayi bernama Dasan Al Baadii Kurniawan itu dibuang sekitar Subuh di halaman rumah seorang guru SMPN 6 Klaten, Aris Isdianto, di Kampung Banyuanyar, Kelurahan Gayamprit, Klaten Selatan. Hingga berita ini diturunkan, kediaman Aris masih tertutup rapat dan belum bisa ditemui lantaran tengah mengajar.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge