0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kekeringan, 176 Hektar Lahan Terancam Gagal Panen

Memasuki musim kemarau, sejumlah lahan pertanian di Klaten terancam kekeringan (dok.timlo.net/rori)

Wonogiri — Jika Wonogiri tidak segera diguyur hujan, kekeringan pada tanaman pertanian bakal melebar. Bahkan kemungkinan terburuk yakni gagal panen atau puso dapat terjadi. Setidaknya ada delapan kecamatan mulai terancam.

“Ada 176 hektar terancam kekeringan, 29 hektar di antaranya puso, kemudian 62 hektar ringan, 33 hektar kondisi sedang kemudian kondisi berat ada 52 hektar, kondisi berat ini juga berpotensi gagal panen,” jelas Kepala  Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura (PTPH) Wonogiri, Safuan, Selasa (6/10).

Safuan menyebut, kendati dilanda kekeringan namun secara makro produksi pangan, khususnya padi di Wonogiri tahun ini mengalami surplus sekitar 134.434 ton.

“Soalnya, masih ada 1.500 hektar lahan pertanian di kawasan pasang surut atau green belt (sabuk hijau) WGM,” tegasnya.

Sementara petani di pinggiran WGM masih bisa panen. Disamping itu, Pemkab Wonogiri melalui Dinas PTPH dinilai berhasil melakukan program Tambahan Lahan Tanam dari pemerintan pusat melalui Pemprov Jateng  seluas 75.715 hektar dari 74.730 haktar yang direncanakan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge