0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemekaran Desa Terancam Dihentikan

dok.timlo.net/nanang rahadian
Wamenkeu Mardiasmo saat sosialisasi dana desa di pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Semakin banyaknya pemekaran desa ternyata membuat risau Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Pasalnya, kebijakan pemerintah memberikan dana bagi desa sebesar Rp 1 miliar memicu pemekaran desa tak terkendali.

“Sudah ada 600 desa dimekarkan hingga saat ini, konsekuensinya pemerintah harus menyiapkan Rp 600 miliar bagi desa baru,” kata Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, di Karanganyar, Senin (5/10).

Untuk mengantisipasi penambahan jumlah desa yang terjadi terus menerus, pihaknya mengaku telah meminta bantuan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) . Ia meminta syarat pemekaran desa lebih diperketat lagi. Selain itu, ia meminta hanya desa yang benar-benar padat penduduknya yang dimekarkan.

“Jangan sampai nantinya setiap pengajuan pemekaran terus disetujui, nanti kita akan memenuhi Rp 1 miliar lebih lama lagi,” imbuhnya.

Sebelum dana keluar penuh Rp1 miliar, saat ini dana desa yang dianggarkan berkisar ratusan juta rupiah. Jumlah dana desa yang ada pada saat ini disesuaikan dengan kondisi dan kepadatan yang ada di masing-masing desa. Sehingga besaran dana desa yang diterima untuk tahap awal ini antara desa satu dengan desa lainnya berbeda-beda.

Khusus untuk Kabupaten Karanganyar, setidaknya sudah ada 80 persen dari Rp 46 miliar dana desa sudah didistribusikan dari Pemerintah Pusat. Selanjutnya pemerintah daerah tinggal mendistribusikan dana itu ke masing-masing desa sesuai porsi anggaran yang ada.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge