0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Virus Kawasaki Mewabah di Wonogiri

Dok: Timlo.net/ Al Jazeera.
Virus (Dok: Timlo.net/ Al Jazeera.)

Wonogiri — Bayi berumur 22 bulan, anak dari pasangan Fajar Isniani (35) dengan Sri Nikmawati, warga Dusun Blimbing, Desa Sidorejo, Kecamatan Jatisrono, Wonogiri positif terserang virus langka, yakni virus Kawasaki. Kini, bayi tersebut menjalani perawatan di RS Sardjito Yogyakarta.

“Keterangan itu kami dapat dari orang tuanya yang kebetulan merupakan perawat di sini. Dia menyebut jika hasil pemeriksaan dokter di RS Sardjito Yogyakarta bahwa anaknya positif terkena sindrom Kawasaki,” ungkap Humas RS Amal Sehat (RSAS) Slogohimo, Imawan Haris Nursalim, Senin (5/10).

Bayi tersebut, Naura (22), sebelumnya pada 30 September malam, dibawa ke IGD RSAS. Selanjutnya, dirawat di kamar VIP 1, dengan keluhan utama panas tinggi.

“Saat diperiksa dr Khairunisa Wardani, ada tanda-tanda bahwa Naura seperti kena sindrome Kawasaki, bukan campak meski tanda-tanda mirip, panas tinggi, timbul bercak merah di seluruh tubuh, ” jelasnya.

Dia mengatakan, karena penyakit tersebut berbahaya, maka yang dokter yang menangani, meminta segera dirujuk ke RS Dr Sardjito Yogyakarta, agar segera mendapat penanganan yg cepat dan tepat.

“Kemudian pada Sabtu (3/10) malam, segera dibawa ke Yogya, dan benar adik Naura didiagnosa dokter ahli disana terkena virus Kawasaki,” katanya.

Meski virus ini jarang, tapi resiko sangat berbahaya, kata Imawan, dengan ketepatan dan kecepatan deteksi dokter Anak RSAS, sehingga cepat dirujuk. Dengan harapan dapat segera ditangani dengan baik.

“Jika terlambat maka terapi harus diberikan sangat berat, dan obatnya sangat mahal. Sekali suntikan Rp 1,5 juta dengan 120 kali pengobatan. Karena cepat dirujuk, tidak terlambat sehingga virus belum masuk ke jantung. Bu dokter juga bilang, jika lebih dari 10 hari, virus berbahaya tersebut sudah masuk ke jantung, selain memperberat terapi, juga bisa berakibat fatal,” papar Imawan.

Dia juga menambahkan, dari keterangan pihak keluarga, diketahui, kondisi Naura mulai membaik. Saat ini, dia dirawat di Ruang Melati 1 RS Sardjito Yogyakarta.

“Petang tadi saya kontak ayahnya, Alhamdulillah Naura cukup diberikan terapi obat sehari, dan sudah mulai membaik,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge