0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pj Walikota Usulkan UMK Solo Rp 1.401.950

dok.timlo.net/daryono
Pj Walikota Solo, Budi Suharto (dok.timlo.net/daryono)

Solo – Lantaran tidak adanya kesepatan antara pihak buruh dan pengusaha dalam menentukan angka kebutuhan hidup layak (KHL), Pejabat (Pj) Walikota Solo Budi Suharto akan mengambil jalan tengah dalam usulan upah minimum kota (UMK) 2016. Jalan tengah yang akan dilakukan tersebut adalah dengan mengusulkan UMK sebesar Rp 1.401.950 per bulan.

“Angka itu kita ambil tengah-tengah antara angka (UMK) yang ditawarkan buruh sebesar Rp 1.417.900 dan Rp 1.386.000 dari pengusaha,” ujar Budi Suharto saat dihubungi wartawan, Minggu (4/10).

Dikatakan, dengan mengambil jalan tengah tersebut diharapkan bisa diterima oleh kedua belah pihak. Mengingat dalam rapat Dewan Pengupahan (DP) tidak ada kesepakatan satu angka dalam merumuskan KHL.

“Usulan angka tersebut rencananya akan kita ajukan ke Provinsi agar selanjutnya  bisa segera ditetapkan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Solo Hudi Wasisto saat dihubungi secara terpisah mengatakan, pihaknya mengaku keberatan dengan sikap Pj Walikota Solo tersebut. Menurutnya, usulan UMK 2016 yang akan diajukan ke Provinsi itu tidak berdasar.

“Kami akan mengirim surat kepada Pj Walikota dan Gubernur sebelum besaran UMK 2016 ditetapkan. Karena angka usulan kami memiliki dasar hukum yang jelas,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge