0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Limbah Rumah Tangga, Penyumbang Terbesar Pencemaran Sungai

timlo.net/nanang rahadian

Pengambilan sampel air di Sungai Sroyo

Karanganyar — Perilaku dan kebiasaan masyarakat sepanjang bantaran yang membuang limbah rumah tangganya ke sungai merupakan penyebab terbesar pencemaran sungai Sroyo. Badan Lingkungan Hidup (BLH) Karanganyar memastikan hal tersebut setelah melakukan sejumllah tes dengan mengambil sampel air di sungai tersebut.

“Pengambilan sampel dilakukan di hulu dan hilir. Selain di Sungai Sroyo, terdapat Sungai Ngringo, Siwaluh dan Pengok yang juga diawasi. Pencemaran ini lebih banyak disebabkan limbah rumah tangga. Coba saja lihat sampahnya menumpuk di tepi dan bawah talut,” kata Kabid Pengendalian BLH, Nunung Retno, Sabtu (3/10).

Limbah tersebut bukan hanya dihasilkan penduduk di bantaran sungai, namun hampir seluruhnya ikut andil. Misalnya pembuangan air sabun ke selokan dan tanah yang akhirnya bermuara ke sungai. Sempat diwacanakan program sanitasi berbasis masyarakat (Sanimas) di sepanjang bantaran, namun belum bisa terwujud.

“Sistem sanitasi komunal bisa mengurangi kadar pencemaran air sungai,” kata Nunung.

Dia mengatakan, petugas belum sampai meneliti ihwal limbah rumah tangga yang mencemari sungai. Saat ini, pengambilan sampel fokus pada Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) yang dihasilkan pabrik.

“Kadar pencemarannya cukup tinggi. Tetapi masih di ambang batas normal,” kata dia.

Selain sistem sanitasi komunal, sistem septic tank juga mampu meminimalisir dampak limbah rumah tangga. Air yang keluar dari septic tank sudah bersih dan tidak mencemari sungai.

“Idealnya memang masuk septic tank dulu sebelum dibuang ke sungai,” jelas Nunung.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge