0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lempari Rumah Wartawan Pakai Telur, Polisi dan Istrinya Dilaporkan

merdeka.com

Ilustrasi Penganiayaan

Timlo.net — Tanpa diketahui penyebabnya, anggota polisi berinisial IU dan istrinya, IP, melempari rumah seorang wartawan media cetak lokal di Palembang, Hasandri Agustiawan (49) menggunakan telur. Kedua pelaku juga menganiaya dan mengancam membunuh korban.

Tak terima diperlakukan seperti itu, Hasandri akhirnya melaporkan kasus ini ke polisi. Kepada petugas, korban mengaku tinggal bertetangga dengan terlapor di Jalan Silaberanti, Komplek Silaberanti Indah, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang.

Dia menceritakan, sebelum kejadian dia bermaksud menjemput anaknya dari les sekolah, Sabtu (3/10) malam. Saat keluar dari rumahnya, korban melihat ada orang yang untuk kesekian kalinya melempar telur ke rumahnya. Ternyata, orang tersebut adalah istri anggota polisi.

“Saya memang mencari tahu siapa yang sering melempar rumah saya pakai telur, tadi malam baru ketahuan. Mereka (pasutri polisi) pelakunya,” ungkap Hasandri saat melapor ke SPKT Polsek Seberang Ulu I Palembang, Minggu (4/10).

Bukannya takut atau merasa bersalah, kata dia, pelaku IP justru memaki-maki korban sambil mengarahkan telunjuknya ke wajah korban. Pelaku juga menghina profesi korban sebagai wartawan.

Lalu, pelaku IP memanggil suaminya seorang anggota polisi untuk menganiaya korban. Pelaku IU pun keluar rumah dengan membawa senjata api. Terjadi percekcokan antara mereka hingga korban ditarik paksa keluar rumah oleh kedua pelaku.

“Saya dicakar-cakar di depan rumah saya sendiri, yang laki-laki (polisi) mengancam akan membunuh pakai pistol itu. Saya tidak tahu ada masalah apa. Karena saya tidak pernah menyinggung mereka. Mereka juga hina profesi saya sebagai wartawan, tidak tahu apa maksud mereka,” sambungnya.

Kapolsek Seberang Ulu Kompol Suhardiman mengatakan, terlapor IU merupakan anggotanya yang bertugas sebagai Babin Kamtibnas. Pihaknya juga menerima laporan dari IU dan istrinya dalam kasus yang sama.

“Kasusnya sedang kita selidiki, karena mereka sama-sama lapor. Kita belum bisa sebutkan pihak mana yang benar,” ujar Suhardiman.

[ren]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge