0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Keluarga Penumpang Aviastar Mulai Serahkan Data Antemortem

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Posko Antemortem dari DVI Biddokes Polda Sulsel mulai dibuka di area Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Sudah ada dua kerabat penumpang Aviastar yang datang memberikan data-data pribadi keluarganya.

Sulkarnain (22) sepupu dari salah satu penumpang yakni Nurul Fatimah (29 thn). Serta Rusdianto (29) anak M. Natsir (56) yang juga salah seorang penumpang pesawat Aviastar yang dinyatakan lost contact Jumat, (2/10) setelah lepas landas dari Bandara Andi Jemma, Masamba menuju Makassar.

Data yang disampaikan ke tim posko Antemortem meliputi data fisik khas korban. Rusdianto memaparkan tinggi badan ayahnya yakni M. Natsir 165 cm dengan berat badan 65 kg, kulit sawo matang, dan ada tahi lalat di pipi kiri. Pakaian terakhir dikenakan baju dinas putih. Ayahnya juga mengenakan cincin batu veros biru dan jam tangan mirage.

Rusdianto mengatakan, ayahnya bekerja sebagai kepala Otoritas Bandara Seko di Kabupaten Luwu Utara. Ayahnya terbang dari Masamba menuju Makassar karena akan bertolak ke Jakarta untuk menghadiri rapat.

Sebelum pesawat Aviastar dinyatakan hilang, kata Rusdianto, ayahnya sempat tiga menelpon Rusdianto. Telepon pertama ayahnya saat hendak bertolak dari Bandara Seko ke Masamba. Telepon kedua dilakukan saat tiba di Masamba dan telepon terakhir saat akan terbang dari bandara Andi Jemma, Masamba.

“Telepon bapak hanya sampaikan posisinya saja, tidak menyampaikan mengenai yang misalnya kondisi cuaca dll. Bapak minta dijemput Jumat sore kemarin untuk diantar pulang ke rumah di kompleks Perhubungan di Blok H 6 No 22,” kata Rusdianto, Sabtu (3/10).

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge