0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Selesai Bangun Jembatan, Warga Nanggap Wayang

foto: Agung

Bupati Agus Fatchur Rahman menyerahkan tokoh wayang kepada dalang Ki Putut Wijanarko di Dukuh Jembangan, Kecamatan Masaran, Sragen, Jumat (2/10) malam.

Sragen – Warga Dukuh Jembangan, Desa Pringanom, Kecamatan Kecamatan Masaran menggelar wayang kulit semalam suntuk, Jumat (2/10) malam hingga Sabtu (3/10) dinihari. Wayangan ini sebagai tanda syukur atas diresmikannya Jembatan Jembangan yang selama ini mereka impikan. Selain itu wayangan ini juga merupakan janji dari Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman saat peletakan batu pertama pembangunan jembatan.

“Kalau nanti jembatan ini sudah selesai kami bangun, akan digelar wayanngan semalam suntuk di lokasi ini,” ujar Bupati Agus.

Wayangan digelar di dekat lokasi jembatan dengan lakon Romo Tambak yang dibawakan oleh dalang Ki Putut Wijanarko. Ikut menyksikan wayangan ini Bupati Agus, pejabat di lingkungan Pemkab Sragen dan ratusan warga Desa Pringanom.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen, Zubaidi mengatakan, Jembatan Jembangan merupakan jembatan kelas 3 dn dibangun sejak 4 April 2015.

“Seharusnya batas waktu pembangunan sampai bulan Nopember, namun jembatan di Desa Pringanom ini sudah selesai lebih cepat dari batas waktunya” katanya.

Dia menambahkan, jembatan di desa Pringanom dibangun dari APBD Kabupaten Sragen sebesar Rp 630 juta. Jembatan ini memiliki panjang 12 meter dan lebar 4 meter.

Salah satu warga setempat, Widodo menuturkan, jembatan tersebut sangatlah dibutuhkan karena akses Dukuh Jembangan dan Dukuh Mojo banyak dilalui oleh warga. Bila tidak ada jembatan tersebut, warga harus melalui jalan lingkar yang cukup jauh.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge