0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Parkir di Zona Terlarang, 39 Kendaraan Digembok

parkir-sembarangan-39-kendaraan-di-bandung-digembok
Petugas menggembok roda mobil yang parkir sembarangan ()

Timlo.net — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung bersama sejumlah unsur yang tergabung dalam Tim Operasi Penegakan Hukum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Tim Ops Gakkum LLAJ) menertibkan 39 kendaraan roda dua dan roda empat.

Puluhan kendaraan ini ditertibkan karena memarkirkan kendaraan di zona terlarang.

“Pelanggarannya berhenti atau parkir di tempat terlarang. Ada 39 kendaraan yang kita tertibkan,” ujar Kabid Ops Dishub Kota Bandung IW Ginting seusai penertiban, Jumat (2/10).

Dari jumlah tersebut 5 unit kendaraan roda dua langsung diangkut oleh petugas. Sebab pemilik kendaraan tidak ada di tempat.

“Kita tempelkan stiker di kendaraannya. Pemilik kendaraan harus datang ke kantor basement parkir di Jalan Asia Afrika Alun Alun Bandung untuk kemudian dibuat BAP dan mengikuti sidang di pengadilan negeri,” katanya.

Menurut Ginting, penertiban ini dilakukan tersebar di berbagai wilayah di Kota Bandung. Namun saat ini difokuskan untuk kawasan pusat kota, seperti Jalan Asia Afrika, Otista, Soekarno Hatta, Kopo, Pasir Koja, Leuwi Panjang, Pasteur.

“Paling banyak pelanggaran itu di kawasan Pasteur dan Jalan Merdeka. Kalo dia parkir sembarangan, ya langsung saja kita gembok,” ucapnya.

Ginting menjelaskan, para pemilik kendaraan dinilai telah melanggar Perda Nomor 16 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Perhubungan dan Retribusi di Bidang Perhubungan dan Perda Nomor 3 Tahun 2005 junto, Perda Nomor 11 Tahun 2005.

Ginting menegaskan tidak akan tebang pilih dalam menertibkan kendaraan yang terbukti melanggar, baik pribadi maupun kendaraan umum.

Ia menilai cara penggembokan ini dinilai efektif untuk memberikan efek jera bagi para pelanggar.

“Kita bisa lihat, biasanya di Pasteur dan Jalan Merdeka banyak sekali kendaraan memarkirkan kendaraan. Tapi sekarang hanya satu, dua,” ujarnya. [mtf]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge