0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KA Anjlok, Puluhan Rumah Rusak, 1 Warga Tewas

Dok. Timlo.net/Andi Penowo
Ilustrasi Kereta api (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Timlo.net — Kereta api (KA) pengangkut kontainer dari Stasiun Pasar Turi menuju Kalimas anjlok dan ‘menghajar’ puluhan rumah di Kampung Dupak Magersari, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (3/10) dinihari. Insiden yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB itu, mengakibatkan seorang warga tewas.

Menurut keterangan warga, kereta pengangkut kontainer yang terdiri 30 gerbong itu, saat melewati terowongan PGS (Pasar Grosir Surabaya) menuju Kalimas, tiba-tiba tiga gerbong belakang lepas dan keluar rel. Untuk kemudian menghantam puluhan rumah semi permanen di sekitar rel.

“Keretanya cukup kencang. Saat di terowongan PGS, tiga gerbong lepas dan keluar rel dengan laju cukup kencang. Setelah melewati Jalan Raya Dupak, terdengar bunyi keras: brak. Warga langsung semburat keluar rumah,” kata Risyal, salah satu warga sekitar.

Gerbong kereta yang lepas ini, juga melindas seorang nenek warga sekitar hingga tewas. Korban bernama Umi Saliki. “Nenek Umi meninggal setelah terlintas. Usianya sudah sekitar 70 tahunan,” lanjutnya.

Saat kejadian, Nenek Umi tengah memasak lontong di teras rumahnya, di bantaran rel. Sebelum peristiwa nahas itu menimpa sang nenek, Ahmad Hilmi, cucu si nenek, sempat menariknya untuk menghindar. “Tapi usaha cucu Nenek Umi tidak berhasil. Tubuh Nenek Umi terlintas kereta. Warga yang melihat spontan berteriak histeris,” terang Risyal.

Selanjutnya, petugas gabungan dari kepolisian, PMK Kota Surabaya, PMI, TNI dan dari PT KAI langsung melakukan pengamanan. Setelah dilakukan olah TKP, sekitar pukul 03.00 WIB, jenazah Nenek Umi berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr Soetomo. [war]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge