0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hari Batik Nasional, Titi DJ Agak Kecewa

merdeka.com

Titi DJ

Timlo.net — 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Semua masyarakat pun merayakannya dengan mengenakan batik, termasuk para selebriti Tanah Air. Namun, di Hari Batik Nasional ini, ada kesedihan yang dirasakan oleh Diva Indonesia, Titi DJ.

“Di satu sisi saya senang ada satu gerakan ke arah menghargai dan mengajak orang melestarikan batik. Tapi di satu sisi lagi, saya agak (kecewa) kenapa mesti harus dibikin hari batik nasional, hari khusus gitu kan. Ini kan udah jadi identitas kita, karena asalnya dari kita (Indonesia),” ujar Titi saat ditemui di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan pada (1/10).

“Tapi ya begitulah, kan orang Indonesia, misal ada yang kayak kemarin Malaysia mengklaim batik berasal dari negaranya pada ribut. Tapi dipakai juga pada nggak,” lanjut pelantun Sang Dewi itu.

Titi juga menyayangkan kenapa sekarang banyak batik yang bukan asli buatan Indonesia.

“Batik pun sebenarnya ada batik tulis, batik cap, tapi sekarang semakin ke sini malah ada produksi batik print dari China yang diproduksi dengan harga yang lebih murah. Orang ngejarnya yang murah kan?” kata ibu empat anak ini.

Padahal menurut Titi, batik itu tidak bisa diproses dengan cepat. Apalagi setiap batik punya ciri khas daerahnya masing-masing. Ia pun mengusulkan pada pemerintah, agar tidak hanya merayakan hari batik nasional, tetapi anak-anak Sekolah Dasar (SD) sudah diajarkan pengetahuan mengenai batik.

“Belum lagi desainnya, gambarnya, ciri khas batik darimana, ada dari Cirebon, Pekalongan, Betawi pun punya batik. Saya sih pengennya ada pelajaran dari SD khusus tentang batik. Dari kecil pun sudah tau batik berasal dari daerah mana saja, yang patut dihargai itu justru batik-batik handmade,” tandasnya.

(kpl/rhm/pit)

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge