0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Seluruh Kekuatan Dikerahkan Untuk Mencari Pesawat Aviastar

merdeka.com

Aviastar

Timlo.net — Pesawat tipe The De Havilland Canada DHC-6-300 Twin Otter milik maskapai Aviastar dengan kode lambung PK-BRN hilang kontak Jumat (2/10) siang, setelah lepas landas dari bandara Andi Jemma, Masamba, Kabupaten Luwu Utara, sekitar 480 kilometer dari Kota Makassar. Namun, pada pukul 14.25 WITA, pesawat itu sempat melakukan kontak dengan Air Traffic Controller (ATC) di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, sebelum akhirnya hilang dari radar.

Jika sesuai jadwal, seharusnya pesawat sudah tiba di Makassar pukul 15.39 WITA. Hal ini disampaikan Kabid Keamanan Angkutan Udara dan Kelaikudaraan Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, Agus Sasongko, dalam jumpa pers, di kantor Divisi Aviation Security merangkap pusat krisis.

“Kru pesawat sempat dua kali menghubungi ATC di bandara Sultan Hasanuddin, yakni pada posisi 4.500 kaki dan 8.000 kaki,” kata Agus Sasongko.

Dikatakan Agus, kemampuan maksimal pesawat Aviastar ini mengudara selama tiga jam saja, dengan ketinggian maksimum 8.000 kaki. Pesawat ini diawaki pilot Kapten Iri Afriadi, ko-pilot Yudhistira, dan teknisi Soekris Winarto.

Pesawat membawa tujuh penumpang, terdiri dari empat orang dewasa bernama Nurul Fatimah, Lisa Falentin, Riza Armani dan M. Natsir. Kemudian seorang anak bernama Sakhi Arqobi, serta dua balita, Afif dan Raya.

Kepala Dinas Personil Lanud Hasanuddin, Letkol HKD Handaka mengatakan, saat ini tim pencari pesawat hilang kontak itu telah dikerahkan. Seluruh kekuatan dimaksimalkan baik udara, laut, dan darat. Mereka juga telah berkoordinasi dengan Kodim, Koramil, Polres dan polsek-polsek. Masyarakat juga diminta menyampaikan informasi jika sekiranya melihat, atau paling tidak mendengar suara pesawat jatuh.

“Ada empat helikopter yang akan digerakkan mulai besok untuk lakukan pencarian. Masing-masing milik Angkatan Udara, PT Bosowa, PT Gassing dan dari Aviastar sendiri,” kata Letkol HKD Handaka.

Ditambahkan Handaka, komando misi SAR ada di Landasan Udara (Lanud) Hasanuddin, dipimpin Komandan Lanud Hasanuddin. SAR Gabungan ini melibatkan kekuatan dari TNI AU, AD, AL, Paskhas, Otoritas Bandara, Basarnas, serta kepolisian.

[ary]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge