0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembunuhan Bocah SD

Kadisdik: Sekolah Perlu Bikin Peta Kerawanan

dok.timlo.net/aris arianto
Kepala Dinas Pendidikan Wonogiri, Siswanto (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Kasus pembunuhan yang menimpa Arif Murdika (9), pelajar kelas 3 SDN I Bulurejo, mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan (Disdik) Wonogiri.

“Kalau ada fenomena seperti ini, tidak mungkin sekolah bisa menangani sendiri. Memang membangun kebersamaan, kekompakan, kegotongroyongan saat ini mengalami kemrosotan. Maka di antaranya ada program Wonogiri Mengaji sebagai entry pointnya,” ungkap Kepala Disdik Wonogiri, Siswanto, Jumat (2/10).

Siswanto juga mengatakan, kejadian-kejadian, baik kriminal maupun pencabulan yang terjadi di Wonogiri, kebanyakan terjadi pada anak-anak yang hidup sendiri, lantaran ditinggal kedua orang tuanya merantau, sehingga pengawasan terhadap mereka pun berkurang.

“Secara teknis di sekolah kami minta supaya MMKKS  dan UPT agar bagaimana segera memiliki peta kerawanan sekolah. Jadi pihak sekolah dapat mengetahui dengan cepat, bagaimana anak-anak (pelajar) bergaul dengan siapa, kemudian kecenderungan perilaku dia itu  dengan siapa. Karena itu awal bentuk sifat munculnya perilaku menyimpang, maka dengan dibuatnya peta kerawanan sekolah secara akurat kemungkinan hal-hal terburuk dapat teratasi,” tandas Siswanto.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge