0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perekonomian Lesu, Wajib Pajak Diberi Keringanan 1 Bulan

ilustrasi pajak

Klaten — Realisasi Pajak Bumi Bangunan Perkotaan Perdesaan (PBB-P2) hingga akhir September sudah tercapai 66 persen atau sekitar Rp15.488 miliar dari target capaian sebesar Rp 23,4 Miliar.

“Trennya meningkat dibanding periode yang sama pada tahun lalu. Sementara untuk pemasukan PBB di 26 Kecamatan sudah tertagih Rp 959 juta,” ungkap Kasi Penagihan dan pemungutan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Klaten, Harjanto Hery Wibowo, Kamis (1/10).

Mengingat keadaan ekonomi yang tengah lesu, Pemkab Klaten memberikan keringanan pemutihan denda keterlambatan sebesar dua persen bagi wajib pajak (WP) yang belum membayar PBB hingga 1 Oktober.

“Kami mengajukan kebijakan penghapusan denda selama satu bulan saja. Selain karena gonjang ganjing ekonomi, banyak WP yang baru menerima surat penetapan pajak tertanggung (SPPT) di bulan Agustus dan September,” jelasnya.

Dengan adanya kebijakan pemutihan tersebut, diharapkan WP segera melunasi pajak mereka. Bila selama bulan Oktober masih menunggak, maka pada bulan berikutnya WP akan terkena denda sebesar dua persen.

“Akan tetapi, disetujui atau tidak pemutihan denda tersebut bergantung pada kebijakan pak bupati,” imbuhnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge