0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PDAM : Tiap 1 Persen Kebocoran = Rp 500 Juta

timlo.net/agung widodo

Dirut PDAM Tirtonegoro Sragen, DJoko Suprapto (kiri) dan Oasen (PDAM) Belanda, Jeroen Schmaal (tengah) sedang menunjukkan kualitas pipa HDPE yang bisa mengurangi tingkat kebocoran air

Sragen – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirto Negoro Sragen terus berupaya menekan tingkat kebocoran air atau non revenue water (NRW). Tingkat kebocoran yang saat ini mencapai 33 persen dinilai masih sangat tinggi dibanding tingkat kebocoran serupa di negara maju yang maksimal hanya 5 – 6 persen.

“Jika bisa menekan tingkat kebocoran sebesar satu persen saja, maka uang yang bisa diselamatkan bisa mencapai Rp 500 juta per tahun. Tentunya angka ini cukup besar jika tingkat kebocoran bisa terus ditekan,” kata Direktur Utama PDAM Tirtonegoro Sragen, DJoko Suprapto, Kamis (1/10).

Untuk menekan tingkat kebocoran tersebut, pihaknya telah menjalin kerjasama dengan Oasen (PDAM) milik Belanda dalam bidang pengelolaan air minum. Sebagai realisasinya, dua pimpinan Oasen Belanda, Jeroen Schmaal dan Peter Mense telah datang langsung ke PDAM Sragen untuk mengajarkan bagaimana menekan kebocoran sekaligus menularkan manajemen tatakelola air.

Djoko menjelaskan, dari kerjasama yang dilakukan selama dua tahun terakhir, tingkat kebocoran air di PDAM Sragen mampu ditekan dari 33 persen menjadi 23 persen. Upaya itu telah dilakukan di tiga kecamatan, diantaranya Sambungmacan, Sidoharjo dan Masaran.

Selain pembenahan pengelolaan air, pihaknya juga akan menggunakan pipa HDPE yang kualitasnya lebih bagus dari pipa plastik maupun besi yang digunakan selama ini.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge