0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Permintaan Spare Part Seken Meningkat

timlo.net/setyo puji s

Aktifitas jual beli spare part bekas di Pasar Klitikan Solo

Solo – Permintaan spare part dan aksesoris bekas (seken) di Pasar Klitikan Solo, cenderung meningkat sejak beberapa bulan terakhir. Meningkatnya permintaan tersebut karena dipicu naiknya harga barang baru, karena dampak melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar.

“Permintaan spare part dan aksesoris bekas ada peningkatan sekitar 20 persen. Kondisi tersebut sudah terjadi sejak 1,5 bulan yang lalu,” ujar salah satu pedagang aksesoris mobil, Sugeng Pranoto kepada wartawan, Kamis (1/10).

Dirinya mengatakan, tingginya permintaan tersebut lantaran banyak perilaku konsumen yang cenderung beralih dari barang baru keseken. Hal itu mengingat selisih harga yang ditawarkan relatif tinggi, yaitu sekitar 50 persen.

“Apalagi dengan kondisi seperti sekarang, dimana harga barang baru relatif meningkat akibat pengaruh kurs Dollar. Tentu selisih harganya semakin tinggi,” jelasnya.

Akibat tingginya permintaan itu, dia juga menyampaikan jika untuk beberapa barang sempat kosong dan suplier tidak jarang yang kehabisan stok. Sedangkan barang yang paling banyak dicari, diantaranya adalah spion, bemper, tutup velg dan lain sebagainya.

“Meskipun permintaan naik namun untuk harga jual barang bekas masih relatif stabil,” terangnya.

Sementara itu, pemilik kios Carix Variasi, Heru Utomo secara terpisah juga menuturkan, jika dampak dari melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar tersebut sangat mempengaruhi harga jual variasi mobil yang baru. Hal itu mengingat rata-rata barang variasi adalah impor dari luar negeri.

“Jika dibandingkan dengan kondisi normal sebelumnya, kenaikan harga jual aksesoris kendaraan yang baru mencapai 20 persen,” ungkapnya.

Akibat dari naiknya harga barang serta menurunnya daya beli masyarakat itu, dia mengaku ada penurunan permintaan sekitar 50 persen.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge