0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Terpengaruh Eksekusi, Radyapustaka Terus Bergeliat

timlo.net/daryono

Museum Radyapustaka

Solo – Museum Radyapustaka tetap buka seperti biasa, Kamis (1/10). Hiruk pikuk rencana eksekusi museum yang menyita perhatian publik Solo beberapa pekan ini seakan tidak terdengar.

“Kegiatan jalan terus. Saat ini kami sedang menyiapkan kegiatan Sura Bulan Kebudayaan,” kata Sekretaris Komite Museum Radyapustaka, ST Wiyono kepada wartawan, Kamis (1/10).

Acara Sura Bulan Kebudayaan bakal mulai digelar 14 Oktober mendatang. Tidak jauh berbeda dengan kegiatan serupa tahun lalu, Sura Bulan Kebudayaan tahun ini bakal diisi dengan berbagai kegiatan. Rencananya, tahun ini akan diisi dengan penampilan baru yakni penampilan salah satu warga Perancis yang akan mengeksplorasi wayang beber.

Selain mempersiapkan Sura Bulan Kebudayaan, Komite juga fokus pada kegiatan rutin lainnya di museum yang sudah berjalan setiap bulan. Pada 4 Oktober mendatang misalnya, digelar geguritan. Kemudian pada 10 Oktober bakal digelar bedah cipta tari tradisi.

“Selain itu, setiap tanggal 15 diadakan srawung kethoprak dan tanggal 24 digelar bedah pedalangan. Itu kegiatan rutin museum setiap bulan. Tetap digelar seperti biasa,” ungkap Wiyono.

Disinggung jumlah pengunjung, Wiyono menerangkan pengunjung museum tidak mengalami penurunan. Selain wisatawan, hampir setiap hari mahasiswa sering datang ke museum untuk melakukan mencari referensi penelitian skripsi atau tesis mereka.

“Pengunjung tetap biasa. Tadi pagi ada dua bus rombongan,” ujar dia.

Komite juga mengaku tidak ambil pusing dengan hiruk pikuk eksekusi Taman Sriwedari. Mereka menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

“Komite kan tidak punya hak apa-apa. Kami hanya ditugasi mengelola di sini,” tandas dia.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge