0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anwar: Ahli Waris Sriwedari Berjumlah 3000 Orang

()

Solo — Pasca pemanggilan yang dilakukan pihak pemohon dan termohon terkait sengketa lahan Sriwedari pada Selasa (29/9) lalu, kini pihak ahli waris Sriwedari menunggu penawaran dari Pemkot Solo untuk memberikan konsep penawaran terkait penundaan eksekusi. Pasalnya, dalam sengketa lahan seluas 10 hektar tersebut ahli waris telah dinyatakan menang oleh Mahkamah Agung.

“Kalau mau damai, sodorkan dulu konsepnya seperti apa. Jika berunding tanpa ada konsepnya kan sama saja bohong,” kata kuasa hukum ahli waris Sriwedari, Anwar Rahman, baru-baru ini.

Menurut Anwar, ahli waris Sriwedari sudah menawarkan mediasi berkali kali jauh jauh hari, namun selalu gagal menemukan kesepakatan. Nah, ketika ahli waris sudah punya kekuatan hukum justru pihak tergugat mencoba menawarkan mediasi.

Pihaknya menyampaikan ada pertemuan lagi pada (13/10) nanti di PN Solo. Tetapi dia tidak menyebut pertemuan tersebut sebagai mediasi. Anwar menegaskan agar diperjelas dulu status tanah tersebut. Menurutnya, setelah ada legalitas pihaknya akan ajak Pemkot bersama membicarakan masalah nasib Kebon Rojo di masa depan.

“Setelah ada legalitas, baru kami akan membicarakan nasib Bon Rojo. Kalau saat ini, kami hanya menunggu saja proses eksekusi,” tandasnya.

Pihaknya meminta, supaya seluruh pihak menghormasi putusan hukum. Menurut Anwar, ada 3.000 orang ahli waris yang punya hak atas tanah itu. Selain itu kasus tersebut sudah berjalan selama 45 tahun.

“Ahli waris juga bagian dari masyarakat. Mereka juga malu dengan kondisi Sriwedari saat ini,” kata Anwar.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge