0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembunuhan Salim Kancil, Oknum Polisi Terlibat?

dok.merdeka.com

Salim Kancil

Timlo.net – Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengaku telah mengetahui isu keterlibatan anggotanya di balik pembunuhan Salim Kancil di Lumajang. Kapolri berjanji bakal menindak anggota polisi yang terbukti melindungi tambang ilegal tersebut.

“Kita nanti pasti kita akan kembangkan ke sana. Oleh karena itu, saya mengimbau siapa saja yang punya keterangan informasi yang memperkuat keterlibatan apakah kepala desa, polisi atau perusahaannya,” ungkap Badrodin, Kamis (1/10).

Informasi tersebut dari warga yang menganggap upaya polisi karena dianggap lamban menangani kasus pembantaian sadis di Lumajang, Jawa Timur. Badrodin menegaskan akan mengungkap kasus tersebut serta mencari aktor intelektual di baliknya.

“Sudah saya perintahkan supaya ambil alih sampai tuntas. Kemungkinan ada aktor intelektualnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Badrodin mengaku mengetahui penetapan tersangka terhadap Kepala Desa Selok Awar-awar, Hariyono atas kematian Salim Kancil. Apalagi, informasi keterlibatannya masih dalam proses penyelidikan kepolisian.

“Belum ada laporan hasilnya kepada saya, apakah sudah pasti yang dilaporkan warga sebelum pengeroyokan itu benar adanya,” ujar Badrodin.

Sementara, jelas dia, perencanaan pemanggilan terhadap Kapolda Jatim dan Kapolres Lumajang belum ada. Keputusan pemanggilan tergantung hasil perkembangan dari kasus tersebut. Ketika ada indikasi kerja sama antara kepolisian dengan pihak pertambangan, maka Kapolri akan menindak tegas.

“Gimana mau panggil, hasilnya belum ada,” tandasnya.

Saat dihubungi terpisah, Kadiv Humas Polda Jatim, kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan 22 tersangka masih terus didalami. Dia tidak menampik beredarnya informasi keterlibatan kepala desa, Hariyono dalam kasus pengeroyokan.

Namun, untuk memastikan keterlibatannya, polisi belum menemukan bukti bukti yang cukup. Hingga saat ini, Hariyono hanya ditersangkakan atas pelanggaran terhadap pemberian izin pertambangan liar.

[tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge