0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kampanye Incumbent, Kades Karangasem Dilaporkan Panwaslu

timlo.net/agung widodo

Tim Hukum dan advokasi pasangan Yuni-Dedy saat melapor ke Panwaslu Sragen, Rabu (30/9).

Sragen – Kepala Desa (kades) Karangasem, Kecamatan Tanon Indardi dilaporkan tim advokasi pasangan calon Kusdinar Untung Yuni Sukowati-Dedy Endriyatno (Yuni-Dedy) ke Panwaslu Sragen, Rabu (30/9). Pasalnya yang bersangkutan diduga memanfaatkan dana Program Percepatan Infrastruktur Desa (PPID) untuk kampanye pasangan calon bupati incumbent.

”Kalau dana itu murni dari pasangan calon tentu tidak harus menggunakan proposal dan diserahkan ke desa,” kata Koordinator tim Hukum dan advokasi pasangan Yuni-Dedy Ujang Nuriyanto.

Ujang mengatakan, hasil investigasi dan klarifikasi kepada sejumlah saksi indikasi politisasi dana PPID untuk kepentingan kampanye incumbent itu sangat kuat. Selain itu, dia juga menyerahkan barang bukti berupa rekaman video kampanye.

Dari penyataan yang terekam, bagi RT yang dapat memenangkan paslon incumbent dengan prosentasi 90 persen atau lebih akan mendapatkan dana Rp 5 juta per RT. Sementara bagi RT yang hanya mampu menyumbang antara 70 persen sampai 80 persen hanya mendapat jatah Rp 3 Juta.

”Perbedaan dalam pemberian jatah itulah yang akhirnya memantik reaksi masyarakat. Sebab dana yang digunakan merupakan dana PPID yang berasal dari pemerintah,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge