0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kawasan Merbabu Terbakar, Pipa Air 700 Meter Ludes Terbakar

timlo.net/nanin

Kebakaran hutan Gunung Merbabu ludeskan 700 meter pipa air

Boyolali — Api yang membakar kawasan hutan Gunung Merbabu, tidak hanya membakar pepohonan dan vegetasi gunung. Namun, setidaknya 700 meter pipa air ikut hangus terbakar. Kondisi ini mengakibatkan ribuan warga di empat dusun di Kecamatan Selo dan dua dusun di Kecamatan Ampel terancam krisis air bersih.

”Dari semula ada 150 meter pipa air, saat ini bertambah menjadi 700 meter. Pipa-pipa yang terbakar tersebut berada di sumber air Sipendok. Kita sudah dapat laporannya, tapi belum ada permintaan warga untuk droping air bersih, kita terus lakukan pemantauan,” ujar Kepala BPBD Boyolali Nur Khamdani, Rabu (30/9).

Sementara itu, Penasehat dan Pengawas Relawan Merbabu dan Rempala, Suripno mengatakan, kebakaran yang ketiga kalinya di Gunung Merbabu. Akibat kejadian itu, banyak pipa air yang terbakar. Pipa air yang terbakar itu, selama ini digunakan untuk mensuplai air warga di lima dukuh di Kecamatan Selo dan Ampel. Untuk kecamatan Selo ada empat dukuh di Desa Jeruk, Selo, Gunungan, Dayu, Kecamatan Selo, serta Desa Ngagrong dan Ngargoloka, Kecamatan Ampel.

“Ini menjadi keprihatinan warga, pipa air yang selama ini menjadi andalan ludes terbakar,” ungkapnya.

Terbakarnya jaringan pipa air diketahui pada Selasa (29/9) malam, sekitar pukul 20.00 WIB, menyusul penyebaran api ke arah utara yang mengarah ke Candisari. Putusnya jaringan pipa tersebut otomatis membuat ribuan warga terancam krisis air bersih. Selama musim kemarau, warga sangat mengandalkan sumber air dari lereng Merbabu.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge