0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Antisipasi Penyakit, PPIH Diminta Periksa Jamaah Haji

Jamaah haji asal Jateng tiba di Bandara Adi Soemarmo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Boyolali — Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) meminta Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo mewaspadai penyakit Meningitis Meningokakus, Mers-CoV dan Virus Ebola yang dibawa oleh jamaah haji. Imbauan tersebut, sesuai dengan isi surat edaran Dinkes Jateng bernomor 443.5/2619/3 perihal penyakit meningitis, Mers-CoV dan virus Ebola.

“Dalam surat tersebut tercantum bahwa petugas kesehatan PPIH diminta melakukan prosedur yang ditetapkan jika mendapati jamaah haji tertular penyakit seusai pulang dari Arab Saudi,” terang Koordinator Pemantauan Penyakit PPIH Embarkasi Solo dari Dinkes Provinsi Jateng, Sarno Dwiantoro, Selasa (29/9) siang.

Berdasar surat edaran tersebut, pihaknya meminta supaya PPIH lebih teliti dalam mendeteksi kesehatan para jamaah haji. Pasalnya, virus Mers-CoV dan Ebola merupakan salah satu virus berbahaya didunia dan sangat mematikan.

Disinggung bentuk kewaspadaan yang dilakukan, Sarno mengaku, petugas PPIH supaya lebih meningkatkan pemeriksaan dan pelacakan atau surveilans pada jamaah haji berdasar prosedur yang benar. Jika terdapat jamaah haji yang rawan tertular maka petugas PPIH wajib memberikan penanganan dengan menyediakan mobil ambulance, dokter dan perawat.

“Petugas harus melakukan respon cepat jika ada temuan di lapangan,” jelasnya.

Diantara tanda-tanda jamaah haji yang rawan terserang penyakit tersebut adalah mereka yang memiliki penyakit seperti diabetes, jantung kronis, gagal ginjal kronis, hipertensi dan paru kronis.

“Kami juga sediakan RS khusus yang dapat memberikan pelayanan dan tata laksana Mers-CoV sesuai prosedur. Kami harapkan jamaah haji tetap dalam kondisi sehat,” harapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge