0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Prestasi Tenis Single Indonesia Menurun

wikipedia.org

Logo tennis

Solo — Kegagalan petenis Indonesia di nomor single dalam ajang ITF Women’s Circuit 2015, menambah daftar keterpurukan dua tahun terakhir. Dua musim berturut, petenis Indonesia gagal menyabet gelar juara tunggal pada kejuaraan yang sama.

“Bisa dilihat dari permainan memang kalah matang barik sisi teknik, mental maupun pengalaman. Ini jadi bahan evaluasi dan tentunya Pelti Pusat,” beber mantan atlet nasional Tintus Arianto Wibowo, kemarin.

Juara single 2013, Lavinia Tananta yang tahun lalu menjadi runner-up, harus rela di babak 32 besar saja tahun ini. Kemudian dua tahun beruntun disabet Lin Zhu asal Tiongkok dan Ewijk Chayenne dari Belanda.

Dia menyebut, saat ini prestasi tenis Indonesia sedang mundur. Hal itu lantaran faktor kematangan mental dan cara bermain yang kalah dari wakil negara luar.

“Tenis Indonesia harus berbenah. Pelti sebisa mungkin banyak menggelar turnamen di Indonesia agar biaya lebih murah. Kesejahteraan atlet dan pelatih lebih diperhatikan,” tandas mantan petenis nasional di era 1980-an ini.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge