0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal Sriwedari, Pemkot Solo Belum Butuh ’Bantuan’ RI-1

dok.timlo.net/daryono
Pj Walikota Solo, Budi Suharto (dok.timlo.net/daryono)

Solo – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengapresiasi gerakan masyarakat yang mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi terkait eksekusi lahan Sriwedari. Meski begitu, pemkot tetap bersikeras untuk tidak meminta ’bantuan’ dari orang nomor satu di Republik Indonesia tersebut.

“Kami mengapresiasi gerakan dari masyarakat yang mengirimkan petisi kepada presiden tentang lahan Sriwedari ini. Namun saya kira persoalan seperti ini tidak perlu sampai presiden langsung,” kata Penjabat (Pj) Walikota Solo, Budi Suharto, Senin (28/9).

Pemkot Surakarta optimis PN Surakarta akan menangguhkan eksekusi lahan seluas 9,9 hektar bekas Bon Rojo tersebut. Kendati masyarakat Solo telah mengirim surat ke presiden agar turun tangan terkait persoalan ini, pihaknya tidak akan mengikuti langkah warga tersebut.

Dia juga mengungkapkan, pemkot tidak mengalokasikan anggaran dana khusus untuk mengakuisisi lahan Sriwedari. Hal itu terlalu cepat dilakukan, sementara proses hukum masih terus berjalan. Selain itu anggaran yang dibutuhkan tentunya sangat besar.

“Sampai saat ini saya yakin masih akan menang. Surat pengajuan penundaan eksekusi telah kita layangkan hari ini, dan saya yakin tidak akan ada eksekusi,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge